IBRAHIM PINDAH PARTAI ANUGERAH BAGI NASDEM INDRAMAYU DAN JAWA BARAT
nilanews_ Bincang santai Ketua DPW, kang Saan Mustopa dengan para Ketua DPD NasDem se Jawa Barat membicarakan kesulitan mengeliminir bakal calon legislatif ketika pendaftar melebihi quota. Menjelang pemilu 2024 NasDem Jawa Barat menjadi magnet masyarakat untuk mendaftarkan bakal calon DPR-RI, bahkan banyak Anggota Legislatif dari partai lain rela mengundurkan diri pindah ke Partai NasDem.
“Kalau dulu kita kesulitan mencari bakal calon, sekarang kesulitan menyeleksinya, sampai-sampai mengundang para ahli untuk menilai kapasitas dan kapabelitas para bakal calon,” kata kang Saan sambil tersenyum.
Karena para balon mempunyai kualitas hampir merata, DPW NasDem Jabar tetap saja berbenturan dengan hati nurani ketika harus mengeliminir sebagian bacaleg. Namun hal luar biasa terjadi ketika beberapa caleg DPR RI mengundurkan diri secara baik-baik, maka beban mengeliminir selesai dengan sendirinya dan hanya tersisa satu orang di Dapil VIII Jawa Barat (Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon).
Pucuk dicinta ulam pun tiba, tiba-tiba Ketua DPD NasDem Indramayu, Ibrahim, membuat sensasi yang menyudutkan nama NasDem Jawa Barat, maka tidak menunggu waktu lama daftar tunggu bacaleg DPR RI Jabar VIII dari Indramayu yang mempunyai kapasitas politik jauh di atas Ibrahim langsung diposisikan menggantikan pencalonan Ibrahim.
“Kalau begitu keluarnya Ibrahim merupakan anugerah bagi Partai NasDem, walaupun ada sensasinya persoalan bacaleg Dapil Jabar VIII selesai, karena itu pahlawan sebenarnya adalah Ibrahim,” timpal mang Eep yang disambut tawa Ketua DPW dan para Ketua DPD NasDem se Jawa Barat.

JANJI IBRAHIM
Inilah janji Ibrahim semasa menjadi Ketua DPD NasDem Indramayu, 300 juta untuk 50 bacaleg DPRD Indramayu (15 miliar), perolehan 1 kursi DPR RI yang mencoblos dirinya dan 25 kursi DPRD Indramayu. Terindikasi karena beban janji yang berat itulah Ibrahim membuat sensasi yang berakibat dipolisikan oleh DPD NasDem Indramayu, kata Asep Saputra, Calon DPR RI Dapil Jabar 2.
Ibrahim pun pernah mengatakan kepada H. Satori (Anggota DPR RI) telah menghabiskan 35 Miliar untuk membesarkan NasDem di Indramayu. “Dan karena itulah masyarakat bisa memberikan penilaian apakah sensasi Ibrahim itu benar atau hanya untuk melepaskan diri dari beban janji-janji yang tidak mungkin direalisasikan? Coba bayangkan target kenaikkan kursi DPRD Indramayu 2.400 prosen, kan bisa ditertawakan orang, untung Ibrahim keluar hehe?” kata Asep Saputra bersyukur.

